[Internasional] Jakarta Menyambut Peringatan 499 Tahun Pendirian Kota dengan Acara Peringatan Menghormati Kontribusi Pemimpin Agama
bella@@ 央廣 新聞1 hari lalu
Untuk menyambut peringatan 499 tahun berdirinya ibu kota Indonesia, Jakarta, bulan ini, pemerintah daerah Jakarta menyelenggarakan "Acara Peringatan Ulama dan Habaib Betawi" pada malam tanggal 19 sebagai bagian dari rangkaian acara perayaan. Acara ini bertujuan untuk menghormati para pemimpin agama setempat, mengenang para leluhur sejarah, dan berdoa bersama untuk meneruskan kontribusi bersejarah.
Betawi adalah kelompok etnis asli tradisional Jakarta.
Pemerintah daerah Jakarta menyatakan bahwa "Acara Peringatan Ulama dan Habaib Betawi" (Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi) adalah acara peringatan tradisional Islam untuk memperingati hari wafat. Melalui doa bersama, acara ini mengenang para leluhur yang telah tiada dan membimbing masyarakat untuk belajar dari semangat yang ditinggalkan oleh para pemimpin agama di masa lalu.
Acara peringatan diselenggarakan di alun-alun depan Monumen Nasional (Monas). Monumen Nasional, setinggi 132 meter dengan obor emas di puncaknya, adalah simbol sejarah dan landmark inti dari perjuangan kemerdekaan nasional Indonesia, serta merupakan alun-alun penting bagi masyarakat setempat untuk berkumpul dan bagi pemerintah untuk menyelenggarakan berbagai acara besar.
Acara peringatan dihadiri oleh Gubernur Jakarta Pramono Anung, Wakil Gubernur Rano Karno, pejabat daerah, para pemimpin agama Betawi, dan ribuan umat Muslim. Perwakilan dari denominasi lain termasuk Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konfusianisme juga hadir, menunjukkan penekanan lokal pada keragaman agama yang inklusif.
Gubernur Anung dalam pidatonya menyatakan bahwa sepanjang sejarah panjang Jakarta, para pemimpin agama Betawi telah membantu membangun keharmonisan sosial, memperkuat moralitas, dan memperdalam nilai-nilai patriotik. Menyongsong peringatan 500 tahun berdirinya Jakarta tahun depan, kota ini harus terus menjadi rumah tempat berbagai kelompok etnis, budaya, dan agama hidup berdampingan secara harmonis.
Untuk menghormati kontribusi bersejarah jangka panjang para pemimpin agama Betawi, pemerintah daerah Jakarta meluncurkan "Direktori Ulama dan Habaib Betawi" (Buku Direktori Ulama dan Habaib Betawi). Saat ini, direktori tersebut mencantumkan nama 145 tokoh agama yang telah berkontribusi di bidang pendidikan, penyebaran agama, dan kesejahteraan sosial. Konten akan terus diperkaya berdasarkan saran dari berbagai pihak di masa mendatang. (Editor: Liu Xianghua)
Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?
0 orang bereaksi