[Internasional] Tong Chen-yuan: Perdamaian Selat Taiwan Mempengaruhi Rantai Pasokan Global, Batu Penjuru Stabilitas Ekonomi Digital
bella@@ 央廣 新聞1 hari lalu
Analisis terbaru dari lembaga think tank Inggris "International Institute for Strategic Studies" (IISS) menunjukkan bahwa konflik di Selat Taiwan akan berdampak besar pada ekonomi global. Tong Chen-yuan, Perwakilan Taiwan untuk Singapura, menyatakan pada tanggal 14 bahwa persepsi komunitas internasional mengenai risiko di Selat Taiwan telah berkembang dari konflik militer tradisional ke aspek-aspek seperti rantai pasokan. Perdamaian di Selat Taiwan adalah kepentingan kawasan Asia Timur, dan merupakan landasan penting bagi operasi ekonomi digital global yang stabil.
IISS merilis laporan pada tanggal 10 berjudul "Dampak Krisis atau Konflik Selat Taiwan terhadap Ekonomi Malaysia: Analisis Skenario yang Mungkin Terjadi". Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak krisis atau konflik Selat Taiwan terhadap ekonomi regional seperti Malaysia akan jauh melebihi dampak pandemi COVID-19.
Tong Chen-yuan mengatakan kepada CNA pada tanggal 14 bahwa penelitian terkait lebih lanjut menunjukkan bahwa jika konflik Selat Taiwan berlangsung selama satu tahun, volume perdagangan global dapat berkurang hingga 50%. Negara-negara Asia Tenggara yang sangat bergantung pada pelayaran internasional dan rantai pasokan akan menjadi yang pertama menanggung beban, dengan Malaysia berpotensi menghadapi kerugian ekonomi hingga 41% dari PDB.
Tong Chen-yuan menyatakan bahwa angka-angka ini sepenuhnya menggambarkan bahwa keamanan di Selat Taiwan tidak hanya menjadi perhatian Taiwan, Jepang, atau Tiongkok, tetapi juga stabilitas ekonomi global dan kesejahteraan masyarakat. Dari chip semikonduktor hingga pengiriman internasional, dari pasokan energi hingga komunikasi digital, ekonomi dunia telah lama terhubung erat dengan perdamaian di Selat Taiwan.
Dialog Shangri-La 2026 berakhir di Singapura pada akhir Mei. Tong Chen-yuan menunjukkan bahwa yang patut diperhatikan adalah persepsi komunitas internasional mengenai risiko di Selat Taiwan, yang telah berkembang dari konflik militer tradisional ke rantai pasokan, transportasi energi, dan infrastruktur digital. Keamanan kabel bawah laut telah menjadi topik penting dalam sesi ini.
Tong Chen-yuan berkata, "Ketika negara-negara mulai memperhatikan kabel bawah laut dan infrastruktur bawah air, itu sebenarnya adalah cara lain untuk mengekspresikan pentingnya mereka terhadap perdamaian di Selat Taiwan. Karena dunia semakin menyadari bahwa perdamaian di Selat Taiwan bukan hanya kepentingan kawasan Asia Timur, tetapi juga landasan penting bagi keamanan rantai pasokan global, operasi ekonomi digital, dan stabilitas tatanan internasional."
Tong Chen-yuan menekankan bahwa menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan bukan hanya tentang menjaga keamanan regional, tetapi juga tentang melindungi kemakmuran global dan masa depan bersama umat manusia.
Menteri Pertahanan Australia Richard Marles memperingatkan pada Dialog Shangri-La bahwa kerusakan yang sering terjadi pada kabel bawah laut di Laut Baltik dan Selat Taiwan menyoroti risiko yang dihadapi fasilitas-fasilitas penting ini. Meskipun tatanan internasional berbasis aturan tidak sempurna, "tugas di hadapan kita, termasuk kita semua dan negara-negara kuat, adalah membentuk kembali, bukan membongkar tatanan ini."
Tong Chen-yuan menyatakan bahwa perhatian negara-negara ASEAN terhadap situasi di Selat Taiwan tidak pernah hilang. Meskipun Sekretaris Jenderal ASEAN tidak menanggapi secara langsung ketika ditanya tentang cara menghindari konflik di Selat Taiwan, ia tetap menekankan pentingnya dialog regional dan diplomasi pencegahan. Pernyataan-pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun negara-negara mengambil ungkapan yang berbeda berdasarkan pertimbangan diplomatik, menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan telah menjadi konsensus penting dalam komunitas internasional. (Editor: Wang Chih-hsin) Baca Lebih Lanjut: Lembaga Think Tank Inggris: Konflik Selat Taiwan Akan Mempengaruhi Ekonomi Internasional, Mungkin Seperti Perang Dunia III; Lembaga Think Tank Inggris: Kurangnya Tindakan Pencegahan yang Diperlukan oleh AS dan Tiongkok Dapat Meningkatkan Konflik Selat Taiwan ke Tingkat Nuklir; Membongkar Urusan Internasional / Dialog Shangri-La Dibuka, Fokus pada Ancaman Tiongkok dan Ketidakpastian Kebijakan Pertahanan AS
Sumber Tautan: https://www.rti.org.tw/news?uid=3&pid=214509
Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?
0 orang bereaksi