[Internasional] Sekolah Tionghoa Washington Rayakan Ulang Tahun ke-40, Mengutamakan Bahasa dan Budaya, Mempromosikan Aksara Han Tradisional
bella@@ 央廣 新聞1 hari lalu
Salah satu sekolah Tionghoa terbesar di wilayah Washington D.C., Washington School of Chinese, mengadakan jamuan makan malam perayaan ulang tahun ke-40 pada malam tanggal 14. Ketua Sekolah, Li Zhong-hui, menyatakan dalam sebuah wawancara bahwa sekolah selalu menekankan keseimbangan antara bahasa dan budaya, serta berkomitmen untuk mempromosikan aksara Han tradisional. Para siswa menyebutkan bahwa belajar bahasa Tionghoa terkadang sulit dalam hal mengenali karakter dan menulis kalimat, tetapi kelas budayanya sangat menarik. Washington School of Chinese didirikan di Maryland pada tahun 1986 sebagai sekolah swasta nirlaba. Jamuan makan malam syukur peringatan 40 tahun diadakan pada malam tanggal 14, dihadiri oleh Ketua Dewan Urusan Komunitas Luar Negeri, Hsu Chia-ching, untuk turut serta. Acara tersebut juga menampilkan berbagai pertunjukan budaya oleh siswa sekolah, termasuk demonstrasi kaligrafi dan pertunjukan lagu-lagu Tionghoa. Li Zhong-hui kepada wartawan Central News Agency mengatakan bahwa nama Inggris sekolah, Washington School of Chinese Language and Culture, dengan baik mengartikan misi pendiriannya: "Sekolah kami selalu menekankan keseimbangan antara bahasa dan budaya." Ia menjelaskan bahwa sekolah ini didirikan bersama oleh lima keluarga imigran dari Taiwan, dengan harapan dapat membangun sekolah Tionghoa yang sesuai bagi anak-anak mereka di luar negeri. Mereka percaya bahwa tidak hanya bahasa, tetapi juga pewarisan budaya sama pentingnya. Li Zhong-hui menyatakan bahwa sekolah saat ini menawarkan kursus untuk siswa berusia 3 hingga 18 tahun. Kelas diadakan selama dua setengah jam setiap akhir pekan, termasuk satu jam pelajaran bahasa Tionghoa, setengah jam pengenalan budaya, dan satu jam kegiatan budaya interaktif. Li Zhong-hui mencatat bahwa buku teks dan materi pengajaran sekolah bersumber dari Taiwan, dan staf pengajar pada dasarnya juga berasal dari Taiwan. Selama 40 tahun, sekolah ini teguh dalam mempromosikan aksara Han tradisional. Shen Rui-en, seorang siswa yang berpartisipasi dalam pertunjukan menyanyi pada malam tanggal 14, mengatakan dalam wawancara bahwa ia telah bersekolah di Washington School of Chinese selama enam tahun. Manfaat terbesar belajar bahasa Tionghoa adalah ia dapat berkomunikasi dengan nenek dan kakeknya di Taiwan dalam bahasa Tionghoa. Shen Rui-en yang berusia 13 tahun mengatakan bahwa belajar bahasa Tionghoa terkadang sulit, termasuk kesulitan mengenali karakter atau menulis kalimat, yang mengharuskannya meminta bantuan orang tua atau kakaknya untuk mengerjakan pekerjaan rumah. Namun, ada juga aspek yang menyenangkan, seperti kelas budaya yang sangat menarik, yang memungkinkannya belajar tentang budaya dan permainan Taiwan. Ia berencana untuk terus belajar di Washington School of Chinese hingga berusia 18 tahun. (Editor: Chung Chin-lung)
Sumber Tautan: https://www.rti.org.tw/news?uid=3&pid=214574
Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?
0 orang bereaksi